Lompat ke konten
Beranda » Blog » Yuk Simak dan Pahami, Bedanya Wakaf Uang dan Wakaf Melalui Uang

Yuk Simak dan Pahami, Bedanya Wakaf Uang dan Wakaf Melalui Uang

Wakaf merupakan salah satu amalan mulia dalam Islam yang pahalanya terus mengalir meskipun wakif (orang yang berwakaf) telah meninggal dunia. Seiring perkembangan zaman, wakaf tidak hanya berupa tanah atau bangunan, tetapi juga dapat dilakukan dalam bentuk uang. Secara umum, wakaf uang terbagi menjadi dua bentuk, yaitu wakaf uang dan wakaf melalui uang. Keduanya sering dianggap sama, padahal memiliki perbedaan dalam pengelolaan dan pemanfaatannya.

1. Wakaf Uang

Wakaf uang adalah wakaf yang diberikan dalam bentuk uang, kemudian uang tersebut dikelola secara produktif melalui investasi yang sesuai syariat. Tujuannya agar nilai pokok wakaf tetap terjaga, sementara hasil pengelolaannya disalurkan kepada penerima manfaat (mauquf ‘alaih).

Misalnya, dana wakaf uang diinvestasikan pada sektor usaha halal, lembaga keuangan syariah, atau program produktif lainnya. Keuntungan dari hasil investasi itulah yang digunakan untuk membantu pendidikan, dakwah, kesehatan, atau program sosial. Dengan cara ini, manfaat wakaf bisa terus berkelanjutan dalam jangka panjang.

2. Wakaf Melalui Uang

Berbeda dengan wakaf uang, wakaf melalui uang adalah wakaf yang dilakukan dengan menggunakan uang untuk membeli atau membangun suatu aset wakaf, seperti pembangunan masjid, pesantren, sumur air, atau fasilitas sosial lainnya.

Pada wakaf jenis ini, uang yang diberikan langsung digunakan untuk mewujudkan barang atau fasilitas yang menjadi harta wakaf. Aset tersebut harus dijaga dan tidak boleh diperjualbelikan, diwariskan, atau dihibahkan, karena telah menjadi milik umat dan digunakan untuk kemaslahatan bersama.

Mengapa Wakaf Penting?

Wakaf memiliki banyak manfaat, baik bagi penerima maupun pemberinya. Wakaf membantu menyediakan fasilitas ibadah, pendidikan, dan sosial yang dapat dirasakan banyak orang. Bagi wakif, wakaf menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya masih dirasakan.

Mana yang Bisa Dipilih?

Keduanya sama-sama bernilai ibadah dan bermanfaat. Wakaf uang cocok bagi yang ingin berkontribusi dalam program jangka panjang melalui pengelolaan investasi. Sedangkan wakaf melalui uang cocok bagi yang ingin berpartisipasi langsung dalam pembangunan fasilitas umat.

Dengan memahami perbedaan keduanya, diharapkan semakin banyak umat Islam yang tergerak untuk berwakaf sesuai kemampuan. Yuk, sisihkan uang untuk berwakaf, karena sekecil apa pun wakaf yang diberikan, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi ladang pahala yang terus mengalir.

Penulis: Indra Rizki

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *