Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Setiap amal kebaikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Karena itu, Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, termasuk dalam hal berbagi dan berwakaf.
Wakaf uang adalah salah satu cara mudah untuk mendapatkan pahala jariyah, yaitu pahala yang terus mengalir meskipun kita sudah tidak lagi melakukannya. Wakaf tidak harus berupa tanah atau bangunan besar. Saat ini, wakaf bisa dilakukan dengan uang, bahkan dalam jumlah yang kecil.

Mungkin banyak orang berpikir bahwa wakaf harus dengan nominal besar, mungkin kita merasa seagan dan malu kalau berwakaf cuma seratus ribu rupiah, atau cuma lima puluh ribu rupiah. Padahal, yang terpenting bukanlah besar kecilnya jumlah, tetapi keikhlasan dan konsistensinya. Lebih baik sedikit tetapi rutin, daripada besar namun hanya sekali lalu berhenti. Misalnya, menyisihkan sebagian uang jajan, sebagian keuntungan usaha, atau sebagian gaji setiap bulan selama Ramadhan untuk wakaf. Jika dilakukan dengan niat karena Allah, insyaAllah pahalanya besar.
Wakaf uang biasanya dikelola untuk pembangunan masjid, pesantren, sumur air, pembelian Al-Quran, atau program pendidikan dan sosial lainnya. Slama manfaatnya terus digunakan, selama itu pula pahala akan terus mengalir kepada orang yang berwakaf. Ramadhan adalah momen untuk melatih hati agar tidak terlalu cinta pada harta. Dengan berwakaf, kita belajar bahwa harta hanyalah titipan, dan sebaik-baiknya harta adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Mari manfaatkan bulan yang mulia ini untuk melipatgandakan pahala. Tidak perlu menunggu kaya untuk berwakaf. Mulailah dari yang kita mampu, lakukan dengan ikhlas, dan usahakan rutin. Semoga setiap rupiah yang kita wakafkan menjadi manfaat, saksi kebaikan dan pemberat timbangan amal di akhirat kelak. Aamiin.
Penulis: Indra Rizki