Awal bulan sering kali menjadi waktu ketika gaji telah masuk ke rekening, usaha membuahkan hasil, dan berbagai kebutuhan mulai disiapkan. Di tengah nikmat tersebut, jangan lupa menyisihkan sebagian kecil harta untuk bekal akhirat melalui wakaf.
Banyak orang berpikir bahwa wakaf hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki harta berlimpah. Padahal, anggapan itu tidaklah tepat. Wakaf bukanlah tentang seberapa besar nominal yang diberikan, melainkan tentang keikhlasan hati dan intiqomah Cdalam berbagi. Sedikit demi sedikit, jika dilakukan secara rutin, InsyaAllah akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Jangan menunggu kaya untuk mulai berwakaf. Sebab, tidak ada yang tahu kapan kesempatan itu akan datang. Bisa jadi, justru dengan membiasakan diri berwakaf sejak sekarang, Allah SWT akan melapangkan pintu-pintu rezeki yang tidak pernah kita sangka sebelumnya.
Keterbatasan harta juga jangan sampai menjadi alasan untuk menunda kebaikan. Nominal yang menurut kita kecil mungkin terasa sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Dari wakaf yag kita titipkan, bisa lahir sebuah mushaf Al-Qur’an yang dibaca setiap hari, membantu pembangunan masjid, menghadirkan fasilitas pendidikan, atau menjadi penunjang bagi anak-anak yatim dan dhuafa dalam menuntut ilmu. Selama manfaatnya terus dirasakan, InsyaAllah pahala wakaf akan terus mengalir meskipun kita telah tiada.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit. Karena itu, jangan merasa kecil hati jika hanya mampu berwakaf dengan nominal sederhana. Justru wakaf yang kecil namun istiqamah sering kali lebih bernilai daripada menunggu mampu memberi dalam jumlah besar tetapi tak kunjung terlaksana.
Mari jadikan awal bulan ini sebagai awal kebiasaan baru. Sisihkan sebagian rezeki sebelum habis untuk berbagai kebutuhan dunia. Semoga setiap rupiah yang kita wakafkan menjadi saksi kebaikan, menghadirkan manfaat bagi sesama, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Informasi Selengkapnya: Instagram
Penulis: Indra Rizki